jalan ini..

alhamdulillah,alhamdulillah,alhamdulillah ^_^

x sangka cepat btol masa HAMKA berlalu
meninggalkan 'kesan' yg mendalam pd diri

memori bersama akhwat2 sekalian
x akan dilupakan
terima kasih!
kalian byk mengajar diri ini
dalam tiap tindak tanduk kita
hanya Allah tmpat segala2Nya

terima kasih Ya Allah kerana mengurniakan mereka
sebagai teman2 seperjuanganku
dunia dan akhirat

Ya Rabb
kuatkan kami
thabatkan kami di jalan ini
walau apa pun terjadi
moga kami sentiasa berada di jalanMu
dan terus membawa 'batonMu'
dulu,kini,selamaNya

haish..tibe2 teringat lagu neh
lagu yg sgt menyntuh hati
semua da taw n penah dgr kan
saje nak mengimbau kenangan
dengan dgr lagu neh
'enjoy' it~ =)


SuNyi...


sunyi..
Dia nak masa sekejap je ngan kita...hurm..kejap pn jadi la..
yg penting Dia dpt jumpa hambaNya

sunyi...
payahnya nak bukak mata
payahnya nak buang 'bear'/ bantal yg dipeluk
payahnya nak bangun
padahal,waktu neh la kata2 kita didgr terus oleh Dia

sunyi...
sepatutnya kita ada rase rindu nak jmpe Dia
selepas waktu 'busy' kita
selepas bertungkus lumus sepanjang hari untuk dunia
dan Dia nak jmpe tak lama pun
waktu 1/3 malam kita

sunyi..
itulah masa yg sangat tenang untuk kita mengadap Dia
berbanding waktu2 biasa
luahkan apa je yg nak diluahkan
kongsi dgn Dia masalah kita
hanya Dia tmpat kita mengadu
Dia sntiasa menjadi tmpat sandaran kita
always!

sunyi..
cuma kita perlukan sedikit 'pengorbanan' untuk bangun
dari tido yg nyenyak
dan perlukan mujahadah yg tinggi untuk
melawan 'bisikan2 halus' di telinga

sunyi..
bangunlah!
walaupun susah,inilah peluang kita
untuk bertemu dgnNya
Dia sntiasa menunggu kita
jangan lepaskan peluang yg sentiasa
Dia berikan
sebelum meninggalkan dunia ini...

sunyi..
mari kita sama2 bermujahadah untuk selalu
bangun malam untukNya!


"sesungguhnya bangun malam itu lebih kuat(mengisi jiwa);
dan (bacaan di waktu itu) lebih berkesan.Sesungguhnya pada siang hari engkau sangat sibuk dengan urusan-urusan yg panjang
"

Al-Muzzammil:6-7


Let's open our eyes!!


salam..jom dgr n hayati lirik lagu neh...

mga kte same2 dpt mnfaatnya...^_^


Open Your Eyes(maher zain)
Look around yourselves
Can't you see this wonder
Spreaded infront of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony

Let's start question in ourselves
Isn't this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside..
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..


Look inside yourselves Such a perfect order
Hiding in yourselves
Running in your veins
What about anger love and pain
And all the things you're feeling
Can you touch them with your hand?
So are they really there?

Lets start question in ourselves
Isn't this proof enough for us?
Or are we so blind
To push it all aside..?
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..


When a baby's born So helpless and weak
And you're watching him growing..
So why deny
Whats in front of your eyes
The biggest miracle of life..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look quiet we'll see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Open your eyes and hearts and minds
If you just look bright to see the signs
We can't keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Allah..
You created everything
We belong to You
Ya Robb we raise our hands
Forever we thank You..
الحمد الله
Alhamdulillah..


"Dan sungguh akan Kami isi neraka jahanam banyak dari kalangan jin dan manusia.Mereka memiliki hati,tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah) dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengarkan (ayat-ayat Allah).Mereka seperti hewan ternak ,bahkan lebih sesat lagi.Mereka itulah orang-orang yg lengah.

(Al-A'raf:179)

Under Reconstruction


dia bukan tak mau menulis
bukan juga tak mau berkongsi ilmu
sekadar 'berfikir' sejenak
mgkin mengambil masa sdikit
tpi biarlah asalkan berbaloi

mga tiap apa yg dperkatakan
menjadi fikrah buat diri
dan juga teman2 dan bukan sekadar 'teori'

dia juga tidak pndai menulis atau mengarang
cuma harap dapat
memberi apa yg diperlukan dan bukan yg dimahukan
walo tak seindah yg diharapkan

moga laman ini menjadi titik tolak perubahan
diri dan juga teman2
insyaAllah
mga kita thabat di jalan ini
aminn

yang mendambakan redha dan keberkatanNya
~Kin Dacikinuk~


dosaku vs dosa Tsa'labah~

Tsa'labah bin Abdul Rahman

Jabir bin Abdullah Al-Anshari meriwayatkan kisah hidup seorang pemuda Anshar bernama Tsa'labah bin Abdul Rahman. Sejak masuk Islam ia selalu setia melayani Rasulullah SAW dengan cekatan.


Suatu ketika Rasulullah SAW mengutusnya untuk suatu keperluan. Saat sedang menjalankan tugas tersebut kebetulan ia melewati sebuah rumah milik salah seorang sahabat Anshar. Tiba-tiba secara tak sengaja ia melihat wanita penghuni rumah itu yang sedang mandi. Serta merta ia ketakutan. Ia sangat khawatir wahyu akan turun kepada Nabi SAW berkaitan dengan perbuatannya. Maka ia pun segera berlari menjauhi pusat kota. Ketika sampai di pegunungan yang ada di antara kota Mekkah dan Madinah, ia pun mendakinya.

Tentu saja Nabi SAW merasa kehilangan. Dan hal itu berlangsung selama empat puluh hari. Hingga akhirnya Allah mengutus Jibril untuk menyampaikan wahyu: “Wahai Muhammad, sesungguhnya Tuhanmu memberikan salam dan berfirman kepadamu yang isinya: bahwa seorang laki-laki dari ummatmu berada di antara pegunungan ini dan telah memohon perlindungan kepada-Ku."

Mendengar wahyu tersebut beliau kemudian bersabda: “Wahai Umar dan Salman, berangkatlah kalian sekarang dan ajaklah kembali Tsa'labah bin Abdul Rahman kemari.”

Keduanya pun segera berangkat menyusuri jalan perbukitan yang ada di Madinah, hingga bertemu dengan seorang pengembala bernama Dzufafah. Umar lalu bertanya, “Apakah engkau tahu seorang pemuda bernama Tsa'labah yang tinggal di antara kawasan pegunungan ini?”

“Mungkin yang Engkau maksudkan itu adalah seorang yang lari dari neraka jahannam?”jawab Dzufafah.

“Dari mana engkau tahu bahwa dia lari dari neraka jahannam?' tanya Umar lagi.

“Sebab, setiap malam dia ke luar kepada kami dari kawasan antara pegunungan itu sambil meletakkan tangannya di atas kepala sambil berkata, “Wahai Allah, mengapa tidak Engkau cabut saja nyawaku dan Engkau binasakan tubuhku, dan tidak membiarkanku untuk mendapatkan keputusan?” jawab Dzufafah.

“Itulah orang yang sedang kami cari,” jawab Umar sigap.

Kemudian, berangkatlah mereka menemui Tsa’labah. Ternyata benar, ketika hari menjelang malam, Tsa'labah keluar. Di sekitar lereng pegunungan, mereka segera menemuinya. Umar kemudian menghampiri dan mendekapnya seraya membujuknya untuk kembali kepada Rasulullah SAW.

“Wahai Umar, adakah Rasulullah mengetahui dosaku?” kata Tsa'labah.

“Aku tidak tahu, hanya saja kemarin beliau menyebut-nyebut namamu dan kemudian memerintahkan agar aku dan Salman mencarimu,” jawab Umar.

“Aku mohon engkau tidak membawaku kepada beliau, kecuali bila beliau sedang shalat,” pinta Tsa'labah.

Setelah sampai ke tempat tujuan, Tsa'labah langsung ikut shalat berjamaah bersama Rasulullah SAW. Ketika itulah Rasulullah SAW membaca sejumlah ayat Al-Qur'an. Mendengar bacaan beliau, tiba-tiba ia jatuh pingsan.

Setelah Salam Rasulullah SAW bersabda: “Wahai Umar dan Salman, bagaimana dengan Tsa'labah?”

“Itu dia, ya Rasulullah,” jawab mereka sambil menunjuk ke arah sosok tubuh yang sedang terbaring.

Rasulullah SAW segera berdiri dan menghampirinya. Beliau menggerak-gerakkannya hingga ia pun siuman kembali.

“Apa yang menyebabkan engkau pergi dariku?” tanya beliau lembut.

“Dosaku, wahai Rasulullah,” jawab Tsa'labah.

“Bukankah pernah kutunjukkan kepadamu tentang ayat yang dapat menghapuskan dosa dan kesalahan? Bacalah: Rabbanaa aatina fid dunyaa hasanah wafil aakhirati hasanah wa qinaa adzaaban naar (Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka/ Q.S. Al-Baqarah: 201),” tuntun Rasulullah.

“Benar, wahai Rasulullah. Tapi dosaku terlalu besar,” jawabnya.

“Akan tetapi Kalam Allah itu jauh lebih besar lagi,” tegas beliau.

Setelah itu, beliau memerintahkannya pulang. Setibanya di rumah ia jatuh sakit selama delapan hari. Mendengar hal itu, Salman pun segera menghadap Rasulullah SAW.

“Wahai Rasulullah, masihkah Engkau memikirkan Tsa'labah? Ia kini sedang sakit keras,” cerita Salman.

“Mari kita bersama-sama menjenguknya,” ajak beliau. Setiba di kediaman Tsa'labah, Rasulullah SAW meletakkan kepala Tsa'labah di pangkuan beliau. Tapi, ia berusaha menggeser kepalanya kembali dari pangkuan beliau.

“Mengapa kamu geser kepalamu dari pangkuanku?” tanya beliau.

“Karena kepala ini penuh dengan dosa,” jawab Tsa'labah murung.

“Apa yang kamu keluhkan?” tanya beliau lagi.

'Seperti ada gerumutan semut-semut di antara tulang, daging, dan kulitku,” jawab Tsa'labah menahan sakit.

“Apa yang kamu inginkan?” tanya beliau lagi.

“Ampunan dari Tuhanku,” jawab Tsa'labah mantap.

Kemudian turunlah Jibril menemui Nabi SAW. “Wahai Muhammad, sesungguhnya Tuhanku membacakan salam untukmu dan berfirman kepadamu: Andaikata hamba-Ku ini menghadap-Ku dengan membawa kesalahannya sepenuh bumi, Aku akan menyambutnya dengan ampunan-Ku sepenuh bumi pula.”

Rasulullah SAW kemudian memberitahukan wahyu itu kepadanya kepada Tsa'labah. Seketika itu juga Tsa'labah terpekik gembira dan tidak lama kemudian wafat. Rasulullah SAW langsung memerintahkan para Sahabatnya untuk segera memandikan dan mengafani jenazah Tsa'labah. Dan ketika selesai menyalatkannya, beliau berjalan sambil berjingkat-jingkat. Setelah acara pemakaman, salah seorang Sahabat bertanya kepada beliau,

“Mengapa Engkau tadi kami lihat berjalan sambil berjingkat-jingkat?”

“Demi Dzat yang telah mengutusku dengan benar sebagai Nabi, sungguh aku tidak mampu meletakkan telapak kakiku di atas bumi, karena malaikat yang turut melayat Tsa 'labah sangatlah banyak,” jawab beliau.

p/s-Renung2kan btapa byknya dosa kta berbanding Tsa'labah ini..Dan semoga kta tidak bertangguh dlm memohon keampunan dari Dia..
Sentiasalah mohon ampun atas segala dosa2 kta kerana entah bila
kita akan pergi mengadapNya..

Berterima kasih kpd Allah


Kewajiban kita atas kurniaan yang kita terima

Adalah merupakan kewajiban bagi kita untuk
melaksanakan kewajiban terhadap Allah, kerana nikmat yg telah diberikanNya kpd kita.Seseorang yg tidak melaksanakan kewajibannya
kpd org lain yg telah memberikan sesuatu yg sgt berharga
baginya,ia adalah seorang yg tidak tahu berterima kasih.
Dan manusia yg tidak melaksanakan kewajibannya
kepada Tuhan adalah manusia yg paling tidak tahu berterima kasih.

Sekarang,mungkin anda akan bertanya: Apakah kewajiban yg harus kita
laksanakan kpd Allah yg telah memberikan kurnianya kpd kita?
Jawabnya adalah bahawa kerana Allah telah memasukkan kita ke dalam kelompok ummat Muhammad SAW maka bukti terima kasih yg paling baik yg dapat kita persembahkan kpd Allah atas kurniaNya yg besar itu, adalah dengan cara menunjukkan sikap
sebagai pengikut-pengikut Rasulullah SAW yg tulus dan setia.
Kerana Allah telah memasukkan kita dalam
kelompok Muslim, maka satu-satunya cara untuk memperlihatkan
rasa terima kasih kita kpdNya adalah dgn
menjadi org Muslim yg benar.Tidak ada cara lain bagi kita untuk menyatakan terima kasih kpd Allah atas kurniaanNya yg sgt besar itu.
Bila kita tidak menyatakan rasa
syukur kita dgn cara demikian, maka hukuman atas
sikap kita yg tidak tahu berterima kasih itu, akan
sebanding besarnya dengan kurniaan yg diberikanNya kpd kita.
Semoga Allah menghindarkan diri kita dari hukuman demikian itu!
Amin

Dipetik dari Manhaj Hidup Muslim
oleh Abu Al-A'la Almaududi

sdikit merapu..=p

salam

taw x...
actly...Allah da tlg kte byk sgt
tpi kte yg x reti bersyukur
kte leka dgn nikmat/pertlgan yg Allah da bg
n then leka balik
kmbali kepada yg dlu semula
bile dpt balik dugaan/musibah
bru sebok2 nak crik Allah
"x nak la wat cmtuh da"
tpi...
still wat lg

byk bnda yg tjadi actly mmbuatkan ak terfikir
Allah itu klo nak bg ssuatu
sgt cntek pada mase n keadaan kite
mmg bertepatan
teringat isi2 dari salah satu hikmah Arab~

pertlgan @ apa2 shj Allah nk bg
adlah mengikot kttapan Nya
i mean..cara,mase,yg ditetapkan olehNya
dan bukan ditetapkan oleh kte
so kte tnggu la
x kesah bile2 pn kte akan dpt
yg pnting hubungan kite ngan Allah kena sntise jge
sntiase harapkan redha Dia bukan redha mnusia

bersemangat!
teruskan berlari ke hadapan!
"mase ibarat pedang
jika kmu tdak memotongnye
maka die yg akan memotong kmu"

so! ayunkan lgkah
bulatkan tekad
singsingkan lengan baju
marilah menuju ke Allah!